08 May 2013

Ini Perkara Skala – Ambisi Babi Buta dan Rusa Peka

Pertemuan singkat dengan Haji Samsudin Hatta di kantor lapangnya di Mamuju, menjadi sebuah diskusi reflektif yang luarbiasa. Meski dia seorang anggota DPRD ia tidak menampilkan sosok seorang penjaja barang kelontong, yang berbeda antara bumi dan langit antara janji di mulut dengan kualitas barang yang sesungguhnya. Ia juga tidak memamerkan sosok yang punya akses ke kekuasaan. “Saya ya tetap seorang petani. Masuk politik tentunya punya pamrih; membuka akses ke pengambilan keputusan supaya kawan-kawan petani kakao lain dapat diperbaiki kualitas hidupnya,” Ujarnya merendah. Lelaki pertengahan 40an ini secara sederhana bicara soal perubahan pada skala yang terkelola. Meski bicara tentang cita-cita yang melangit laki-laki itu tidak memamerkan ambisi dan retorika kosong; ia memberi tauladan singkat pentingnya memiliki kepekaan kelima indera menghadapi perubahan.
skala itu

01 May 2013

Hegemoni Persepsi Kapital – Melulu Soal Uang? Melulu Soal Penyediaan Bahan Mentah dan Buruh?

Mengapa elit penguasa Indonesia (dan kemungkinan besar negara-negara bekas jajahan) senantiasa menggap diri mereka sebagai negara miskin, sehingga tanpa kenal lelah terus menerus mencari sumber-sumber keuangan lewat utang dengan beragam kemasan, baik dari sumber swasta maupun negara? Persepsi ini berangkat dari pemahaman bahwa kapital hanya melulu soal keuangan. Bagaimana dengan kapital sosial, budaya, dan alam?
slatantimur001